RADARKHATULISTIWA – Kota Pontianak resmi bergabung dengan United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC).
Pemerintah Kota Pontianak menyambut keanggotaan tersebut sebagai momentum bersejarah untuk memperluas jejaring kerja sama antarkota di kawasan Asia Pasifik.
Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah menyampaikan apresiasi kepada UCLG ASPAC yang telah menerima Kota Pontianak sebagai bagian dari organisasi tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kota Pontianak dan masyarakat Kota Pontianak, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada UCLG ASPAC yang telah secara resmi menyambut Kota Pontianak dalam organisasi ini,” ujarnya dalam agenda perdana UCLG ASPAC Executive Bureau and The Asia Pacific Forum 2026 di Hotel Claro Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (8/5/2026) malam.
Amirullah menilai bergabungnya Pontianak ke UCLG ASPAC bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi juga tanggung jawab baru untuk memperkuat kontribusi kota dalam kerja sama regional.
“Ini adalah momen bersejarah bagi Kota Pontianak yang kami terima dengan rasa bangga dan tanggung jawab yang besar,” katanya.
Melalui keanggotaan tersebut, Pemkot Pontianak berharap dapat memperdalam kerja sama yang telah dibangun, sekaligus membuka peluang kemitraan baru, pertukaran pembelajaran, dan kolaborasi pembangunan berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik.
Amirullah menegaskan, tantangan global seperti perubahan iklim, ketimpangan, dan urbanisasi yang cepat tidak dapat diselesaikan sendiri oleh satu kota atau satu negara. Menurutnya, solusi atas tantangan tersebut harus dibangun dari bawah, melalui kerja sama antarkota dan antarkomunitas.
“Kami percaya, solusi atas tantangan global terbesar seperti perubahan iklim, ketimpangan, dan urbanisasi dibangun dari bawah, kota demi kota, komunitas demi komunitas,” jelasnya.
Ia menambahkan, Pontianak siap berjalan bersama kota-kota lain di kawasan Asia Pasifik untuk bertukar pengalaman, memperkuat kapasitas, serta mendorong pembangunan kota yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.
“Pontianak siap berjalan dan bergerak bersama UCLG ASPAC serta seluruh anggotanya,” pungkasnya.
Sebagai informasi, perjalanan global Kota Pontianak dalam jaringan internasional bermula ketika kota ini terpilih sebagai salah satu dari empat kota percontohan (pilot project) di Indonesia untuk program Global Covenant of Mayors for Climate and Energy (GCoM) akhir 2021. Saat itu, Pontianak dinilai dunia internasional sebagai satu-satunya perwakilan dari Pulau Kalimantan yang berkomitmen penuh dalam aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim global.
Keterpilihan dalam GCoM ini menjadi pintu gerbang utama bagi Pontianak untuk mempererat keterlibatannya di dalam UCLG ASPAC (United Cities and Local Governments Asia Pacific). Melalui dukungan UCLG ASPAC yang bertindak sebagai sekretariat regional, Pontianak telah bertransformasi menjadi kota yang sangat aktif dan progresif. Status keanggotaan kini memastikan bahwa suara Pontianak terdengar di level Asia Pasifik, terutama dalam menyuarakan tantangan kota sungai yang menghadapi ancaman banjir rob dan penurunan kualitas lingkungan.
Pontianak telah berhasil meraih GCoM Compliance Badge (Lencana Kepatuhan) pada Mei 2025. Penghargaan ini membuktikan bahwa Pontianak telah memenuhi standar global dalam penyusunan Rencana Aksi Perubahan Iklim (Climate Action Plans), menjadikannya ‘wajah’ keberhasilan pendampingan UCLG ASPAC di Indonesia. Selain itu, lewat platform UCLG ASPAC, keberhasilan Pontianak dalam mengelola sampah terintegrasi dan mitigasi banjir kini dijadikan referensi atau best practice bagi kota-kota menengah lainnya di kawasan Asia Tenggara.
Sebagai anggota aktif, Pontianak memiliki jalur langsung menuju akses pendanaan hijau dan bantuan teknis internasional. Keanggotaan ini memungkinkan Pemkot Pontianak terus berkolaborasi dengan para ahli dunia untuk memodernisasi infrastruktur kota agar lebih tangguh menghadapi perubahan iklim.
Dengan landasan kuat dari program GCoM dan dukungan penuh UCLG ASPAC, Pontianak saat ini bukan lagi sekadar kota di garis khatulistiwa, melainkan kota percontohan yang diakui secara global dalam membangun masa depan perkotaan yang berkelanjutan dan rendah emisi.

