Bunda PAUD Pontianak: Pendidikan Anak Usia Dini Jadi Fondasi Utama Membangun Generasi Cerdas dan Berkarakter
RADARKHATULISTIWA – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, kecerdasan, serta kemampuan sosial anak sebagai bekal menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.
Karena itu, investasi pendidikan sejak usia dini menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan generasi unggul yang mampu bersaing di masa depan.
Hal tersebut disampaikan Bunda PAUD Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, saat menghadiri acara Pelepasan Anak Didik PAUD PKK Percontohan Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung di Rumah Budaya Kampung Caping, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan pelepasan berlangsung penuh suasana haru dan kebanggaan. Acara tersebut dihadiri oleh para orang tua siswa, tenaga pendidik, pengurus PKK, serta seluruh peserta didik yang telah menyelesaikan masa belajar mereka di PAUD dan bersiap melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah dasar.
Dalam sambutannya, Yanieta menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para guru dan orang tua yang selama ini telah bekerja sama dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak. Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga oleh dukungan keluarga yang menjadi lingkungan pertama dan utama bagi anak dalam belajar.
Ia menegaskan bahwa PAUD bukan sekadar tempat belajar mengenal huruf dan angka, melainkan wadah pembentukan karakter, pengembangan kreativitas, peningkatan kemampuan berkomunikasi, serta pembelajaran nilai-nilai sosial yang akan menjadi bekal anak sepanjang hidupnya.
“Pelepasan anak didik ini bukan hanya sebuah acara perpisahan. Lebih dari itu, ini merupakan momentum untuk menghargai setiap proses pembelajaran yang telah dilalui anak-anak selama berada di PAUD. Kita patut bangga melihat perkembangan mereka yang semakin mandiri, percaya diri, dan siap memasuki jenjang pendidikan berikutnya,” ujarnya.
Menurut Yanieta, masa usia dini merupakan periode emas atau golden age yang sangat menentukan perkembangan anak di masa mendatang. Pada fase tersebut, anak memiliki kemampuan menyerap informasi dan membentuk kebiasaan yang sangat tinggi sehingga membutuhkan pendampingan yang tepat dari orang tua maupun tenaga pendidik.
Karena itu, ia mengajak seluruh orang tua untuk terus memberikan perhatian, dukungan, dan pendampingan kepada anak-anak meskipun mereka telah menyelesaikan pendidikan di tingkat PAUD. Peran keluarga dinilai tetap menjadi faktor utama dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki kepribadian yang baik.
Selain itu, Yanieta juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan keluarga dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak. Menurutnya, sinergi yang kuat akan memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan anak usia dini di Kota Pontianak.
“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan terbaik. Ketika sekolah, keluarga, dan pemerintah berjalan bersama, maka akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan kepedulian sosial yang tinggi,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, para siswa turut menampilkan berbagai pertunjukan seni, kreativitas, serta kemampuan yang telah mereka pelajari selama mengikuti pendidikan di PAUD PKK Percontohan. Beragam penampilan seperti tarian, nyanyian, pembacaan puisi, hingga atraksi kreatif lainnya mendapat sambutan meriah dari para tamu undangan dan orang tua yang hadir.
Penampilan tersebut menjadi bukti nyata hasil pembelajaran yang telah diperoleh para peserta didik selama menempuh pendidikan anak usia dini. Tidak sedikit orang tua yang tampak haru menyaksikan perkembangan anak-anak mereka yang kini siap melangkah ke tahap pendidikan yang lebih tinggi.
Yanieta berharap semangat peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Kota Pontianak dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Ia meyakini bahwa pendidikan yang berkualitas sejak usia dini akan menjadi pondasi kuat dalam mencetak generasi penerus yang unggul, kreatif, inovatif, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Anak-anak yang hari ini kita lepas adalah calon pemimpin masa depan. Oleh karena itu, mari kita terus memberikan dukungan terbaik agar mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berakhlak baik, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan daerah,” pungkasnya.





