Pontianak Raih Tiga Penghargaan di HUT ke-81 RI, Edi Kamtono Minta Pelayanan Publik Terus Ditingkatkan

Pontianak Raih Tiga Penghargaan di HUT ke-81 RI, Edi Kamtono Minta Pelayanan Publik Terus Ditingkatkan

RADARKHATULISTIWA – Pemerintah Kota Pontianak kembali mencatatkan sejumlah capaian dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemkot Pontianak menerima sejumlah penghargaan atas kinerja di bidang pelayanan publik, penanganan stunting, hingga keberhasilan Kelurahan Sungai Jawi.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kota Pontianak dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjalankan program pembangunan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan penghargaan yang diterima bukan semata-mata menjadi simbol keberhasilan pemerintah daerah, tetapi harus dijadikan motivasi untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kinerja di berbagai sektor.

“Penghargaan ini tentu kita syukuri, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana capaian ini berdampak langsung kepada masyarakat. Pelayanan publik harus semakin mudah, cepat, transparan, dan berkualitas,” ujar Edi, Selasa (18/8/2026).

Pontianak Raih Penghargaan Pelayanan Publik

Dalam rangkaian penghargaan tersebut, Pemkot Pontianak mendapatkan apresiasi atas capaian Indeks Pelayanan Publik (IPP) kategori Pelayanan Prima atau A Tahun 2025 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Selain itu, Pemkot Pontianak juga memperoleh Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik dengan Opini Kualitas Tinggi Tahun 2025 dari Ombudsman Republik Indonesia.

Menurut Edi, capaian tersebut menunjukkan bahwa upaya pemerintah daerah dalam memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat terus menunjukkan perkembangan.

Namun, ia mengingatkan agar predikat yang telah diraih tidak membuat jajaran pemerintah berpuas diri. Setiap perangkat daerah harus tetap menjaga kualitas layanan dan memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang mudah diakses serta memberikan kepastian.

“Pelayanan prima bukan hanya nilai atau predikat, tetapi komitmen setiap hari. Masyarakat harus merasakan bahwa pemerintah hadir memberi solusi,” katanya.

Ia menekankan bahwa kualitas pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh sistem dan prosedur. Sikap petugas, kecepatan memberikan pelayanan, keterbukaan informasi, hingga kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan juga menjadi bagian penting yang harus terus diperhatikan.

Pontianak Raih Penghargaan Penurunan Stunting

Penghargaan lainnya diberikan atas Pelaksanaan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 dengan klasifikasi Baik.

Edi menyebut penanganan stunting tidak dapat dilakukan hanya oleh satu sektor. Persoalan tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak karena berkaitan erat dengan kesehatan, pemenuhan gizi, sanitasi, pendidikan keluarga, perlindungan sosial, hingga kondisi lingkungan tempat tinggal.

“Pencegahan stunting harus dilakukan bersama. Mulai dari ibu hamil, bayi, balita, keluarga, posyandu, puskesmas, kader, kelurahan, kecamatan, sampai perangkat daerah terkait,” jelasnya.

Menurutnya, penghargaan tersebut menunjukkan adanya koordinasi yang cukup baik antara berbagai perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam menjalankan program pencegahan serta percepatan penurunan stunting.

Meski demikian, Edi menegaskan masih terdapat berbagai pekerjaan yang perlu diperkuat agar upaya penanganan stunting memberikan hasil yang semakin optimal.

“Yang kita kejar bukan sekadar penghargaan, tetapi anak-anak Pontianak tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang baik,” tegasnya.

Kelurahan Sungai Jawi Juara Tingkat Provinsi

Dalam kesempatan yang sama, Kelurahan Sungai Jawi juga turut mengharumkan nama Kota Pontianak setelah meraih Juara I Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026.

Prestasi tersebut menjadi tambahan capaian bagi Kota Pontianak, khususnya dalam mendorong tata kelola pemerintahan kelurahan, inovasi pelayanan, pemberdayaan masyarakat, serta partisipasi warga dalam pembangunan lingkungan.

Keberhasilan Sungai Jawi di tingkat provinsi sebelumnya diawali dengan prestasi sebagai juara pertama pada tingkat Kota Pontianak.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya dilakukan pada tingkat pemerintah kota, tetapi juga terus didorong hingga tingkat kecamatan dan kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Edi Apresiasi Kinerja Perangkat Daerah dan Masyarakat

Edi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap berbagai capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan pemerintah daerah tidak dapat dilepaskan dari kerja sama antara perangkat daerah, tenaga kesehatan, kader posyandu, camat, lurah, hingga masyarakat.

Ia berharap penghargaan yang diterima dapat menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Pemkot Pontianak untuk membangun budaya kerja yang semakin responsif, profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Baginya, ukuran keberhasilan pemerintah bukan hanya banyaknya penghargaan yang diperoleh, melainkan sejauh mana berbagai program dan pelayanan benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan warga.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran dan masyarakat yang telah bersama-sama mendukung. Capaian ini harus kita jadikan semangat untuk bekerja lebih baik, melayani lebih baik, dan membangun Pontianak yang semakin sehat, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.

Iklan