Gaya Krisantus Kurniawan Pilih Naik Motor: Jabatan Tak Ubah Hidup Saya

Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan,

RADARKHATULISTIWA- Di tengah sorotan publik terhadap gaya hidup para pejabat daerah, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, justru menunjukkan kebiasaan yang berbeda dari stereotip kebanyakan pejabat pada umumnya. Ia kerap terlihat berangkat kerja menggunakan sepeda motor dari kediamannya menuju Kantor Gubernur Kalimantan Barat, sebuah pilihan yang dinilainya sebagai bagian dari prinsip hidup yang telah ia pegang sejak lama dan bukan sekadar strategi membangun citra di mata masyarakat.

Kebiasaan tersebut tidak hanya dilakukan saat menjalankan aktivitas rutin pemerintahan, tetapi juga ketika menghadiri berbagai agenda resmi dan undangan formal. Dalam sejumlah kesempatan, Krisantus tampak santai datang dan kembali dari lokasi acara dengan mengendarai sepeda motor, termasuk ketika menghadiri kegiatan di Hotel Orchardz Pontianak. Meski memilih kendaraan roda dua, ia tetap menjalankan prosedur kedinasan dengan didampingi para ajudan serta tim protokol.

Menanggapi beragam komentar yang beredar di ruang publik, Krisantus menegaskan bahwa keputusannya menggunakan sepeda motor bukanlah bentuk pencitraan politik. Ia menyebut kebiasaan itu sebagai refleksi dari perjalanan hidupnya yang sederhana sejak kecil.

Menurutnya, seseorang tidak boleh melupakan asal-usul ketika telah berada di posisi yang lebih tinggi. Ia mengibaratkan kehidupan masa lalu sebagai “sandal” yang tidak boleh dilupakan meskipun kini telah mengenakan “sepatu”. Ia mengungkapkan bahwa dirinya lahir dari keluarga sederhana, terbiasa berjalan kaki ke mana-mana, dan merasa sangat bersyukur ketika akhirnya mampu memiliki sepeda motor. Baginya, jabatan yang diemban saat ini tidak seharusnya mengubah cara hidup maupun nilai-nilai yang telah tertanam sejak lama.

Ia juga mengaku sempat membaca sejumlah komentar di media sosial yang menilai kebiasaannya tersebut sebagai upaya pencitraan. Namun, ia menilai anggapan itu tidak tepat dan tidak perlu dibesar-besarkan. Krisantus bahkan mempersilakan pihak yang beranggapan demikian untuk datang langsung ke Kantor Gubernur guna berdiskusi secara terbuka mengenai pandangan tersebut.

Baginya, penggunaan sepeda motor atau bahkan sepeda oleh seorang pejabat publik bukanlah sesuatu yang luar biasa. Ia berpendapat bahwa pejabat pemerintah semestinya tetap tampil sederhana, wajar, dan tidak berjarak dari masyarakat yang dilayani.

Krisantus menegaskan bahwa tidak ada aturan yang melarang pejabat menggunakan kendaraan roda dua dalam menjalankan aktivitasnya. Justru, melalui sikap tersebut ia ingin menunjukkan bahwa pejabat publik tetaplah bagian dari masyarakat biasa. Ia berharap kehadirannya yang sederhana dapat membangun kedekatan dengan warga sekaligus mengingatkan bahwa jabatan hanyalah amanah yang bersifat sementara, bukan simbol untuk meninggikan diri atau menciptakan jarak sosial.

Sikap ini, menurutnya, menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih membumi, terbuka, dan dekat dengan rakyat, sehingga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan dapat terus terjaga.

Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *