Sempat Tak Yakin Kuliah, Wahyudi Manfaatkan Beasiswa Kawasan Industri Pulau Penebang untuk Melanjutkan Pendidikan

Keterangan foto: Manajemen Kawasan Industri Pulau Penebang menyerahkan secara simbolis beasiswa S1 kepada mahasiswa asal Kabupaten Kayong Utara pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UNOSO di Hotel Grand Mahkota, Pontianak,

RADARKHATULISTIWA – Keinginan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sempat membuat Wahyudi Sandra bimbang.

Kondisi ekonomi keluarga membuat lulusan SMA Negeri 1 Ketapang tersebut sempat mempertimbangkan untuk langsung bekerja setelah menyelesaikan pendidikan menengah.

Rencana itu berubah setelah Wahyudi memperoleh informasi mengenai program beasiswa dari Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP). Kesempatan tersebut kemudian dimanfaatkannya untuk melanjutkan pendidikan Strata 1 (S1) di Universitas OSO (UNOSO).

“Awalnya saya melihat kondisi ekonomi keluarga dan sempat tidak yakin bisa kuliah. Setelah tamat SMA, saya berpikir untuk langsung bekerja. Tapi setelah mendapat informasi dari tim CSR tentang beasiswa KIPP, saya langsung mengambil kesempatan ini,” tutur Wahyudi.

Ayah Wahyudi sebelumnya bekerja sebagai nelayan, namun kini tidak lagi bekerja karena kondisi kesehatan. Sementara itu, ibunya merupakan ibu rumah tangga. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan Wahyudi ketika memikirkan rencana setelah lulus SMA.

Kini, Wahyudi tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Manajemen UNOSO. Ia memilih jurusan tersebut karena memiliki cita-cita untuk mendapatkan pekerjaan sekaligus membangun usaha sendiri di masa mendatang.

“Saya senang mendapat beasiswa ini. Kakak saya yang bekerja di KIPP juga sangat mendukung saya untuk kuliah. Harapan saya kedepan bisa mendapat pekerjaan dan suatu saat dapat membuka usaha sendiri, seperti usaha kuliner. Karena itu saya memilih Manajemen supaya bisa belajar bagaimana mengelola bisnis,” katanya.

Menurut Wahyudi, beasiswa yang diterimanya tidak hanya membuka kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga membantu mengurangi beban keluarga dalam membiayai kuliah.

“Dengan adanya beasiswa ini, saya jadi punya kesempatan untuk melanjutkan kuliah dan tidak terlalu membebani keluarga,” ujarnya.

Wahyudi merupakan salah satu dari 11 putra-putri Kabupaten Kayong Utara yang menerima beasiswa S1 di UNOSO melalui dukungan KIPP. Penyerahan beasiswa berlangsung dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UNOSO di Hotel Grand Mahkota, Pontianak, Selasa (15/9/2026).

Dari 11 penerima beasiswa tersebut, tiga di antaranya merupakan putra-putri dari dusun di Desa Pelapis yang bertetangga dengan kawasan operasional KIPP. Penyerahan beasiswa secara simbolis diberikan kepada Rifki Firnanda sebagai perwakilan penerima beasiswa dari Desa Pelapis.

Kepala Kantor Perwakilan KIPP Pontianak, Sumarno, mengatakan dukungan pendidikan tersebut merupakan bagian dari komitmen KIPP untuk membuka kesempatan bagi generasi muda Kayong Utara.

“KIPP mendukung penuh generasi muda Kayong Utara untuk mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih baik dan mencapai potensi serta masa depannya. Kami berharap beasiswa ini dapat menjadi langkah awal bagi para penerima untuk terus belajar, berkembang, dan nantinya memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah,” kata Sumarno.

Selain memperoleh dukungan pendidikan formal, para penerima beasiswa KIPP juga akan tergabung dalam Komunitas KITA. Wadah tersebut dirancang untuk membantu mahasiswa mengembangkan soft skill, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, serta jejaring selama menjalani pendidikan.

Iklan