Karhutla Rasau Jaya Bergeser Dekati Permukiman, Tim Gabungan Perkuat Pemadaman dan Pendinginan
RADARKHATULISTIWA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, masih menjadi perhatian serius.
Hingga Jumat (26/6/2026), tim gabungan terus berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kobaran api semakin meluas, terutama karena titik api kini telah bergeser mendekati kawasan permukiman warga.
Pergerakan api yang semakin dekat dengan rumah penduduk membuat upaya penanganan dilakukan secara intensif. Seluruh personel di lapangan berupaya membatasi penyebaran api agar tidak menimbulkan ancaman terhadap keselamatan masyarakat maupun merusak lebih banyak lahan.
Kepala Regu Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) KPH Wilayah Kubu Raya, Florensius Loren, mengungkapkan bahwa kondisi di lapangan masih cukup dinamis. Menurutnya, kobaran api telah bergeser ke arah permukiman dengan jarak sekitar 100 meter dari rumah warga.
“Kondisi di lapangan saat ini api masih meluas dan bergeser ke arah permukiman warga dengan jarak kurang lebih 100 meter. Namun, upaya penanganan terus dilakukan bersama tim gabungan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pemadaman melibatkan berbagai unsur, termasuk Regu Manggala Agni Daops Pontianak yang bekerja bersama personel gabungan di lapangan. Selain itu, dukungan helikopter water bombing dinilai sangat membantu mempercepat pengendalian api dari udara sehingga penyebaran kebakaran dapat ditekan.
“Tim Manggala Agni Daops Pontianak dan bantuan helikopter water bombing sangat membantu kami dalam proses pemadaman sehingga api dapat dikendalikan dan tidak semakin mendekati permukiman,” katanya.
Selain fokus pada pemadaman, tim juga melakukan pendinginan di sejumlah titik yang masih berpotensi memunculkan api kembali. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bara api benar-benar padam sehingga risiko kebakaran susulan dapat diminimalkan.
Florensius turut mengingatkan masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap yang mulai dirasakan di beberapa wilayah.
“Bagi warga yang terdampak asap, kami mengimbau untuk menggunakan masker saat berada di luar rumah guna mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap,” pesannya.
Hingga Jumat sore, operasi pemadaman masih terus berlangsung. Tim gabungan tetap bersiaga melakukan penyisiran dan pendinginan di area terdampak guna mencegah api kembali membesar maupun merembet ke kawasan permukiman serta lahan di sekitarnya.





