Pemkot Pontianak Benahi Penerangan Taman Parit Nanas, Pasang Lampu High Mast Lima Arah
Radarkhatulistiwa – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak memberikan perhatian terhadap penataan dan pemeliharaan Taman Parit Nanas di kawasan Pontianak Utara.
Salah satu upaya yang tengah diproses adalah pemasangan lampu penerangan jenis high mast dengan jangkauan cahaya ke lima arah.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengatakan, berbagai masukan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD menjadi bahan evaluasi pemerintah kota untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan daerah.
Menurutnya, penambahan penerangan di Taman Parit Nanas diperlukan untuk menciptakan suasana yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama pengunjung yang beraktivitas pada malam hari.
Bahasan mengakui, kondisi penerangan yang minim berpotensi membuat beberapa area taman disalahgunakan untuk kegiatan yang tidak semestinya. Karena itu, peningkatan fasilitas penerangan diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi taman sebagai ruang publik.
“Kita tidak ingin kawasan yang sudah dibangun justru menjadi tempat aktivitas negatif. Karena itu, penerangan kita tingkatkan agar masyarakat bisa memanfaatkan taman dengan lebih nyaman,” ujarnya, Senin (2/11/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan usai kegiatan Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Pontianak terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kota Pontianak Tahun Anggaran 2027.
Bahasan menjelaskan, pembangunan fasilitas publik membutuhkan anggaran yang cukup besar. Oleh karena itu, pemerintah tidak hanya berfokus pada pembangunan, tetapi juga harus memperhatikan pemeliharaan agar fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Ia menilai taman yang telah dibangun harus dijaga kualitasnya sehingga tetap menjadi tempat rekreasi yang layak bagi masyarakat, baik warga Pontianak maupun pengunjung dari luar daerah.
“Taman yang sudah dibangun dengan anggaran cukup besar harus dijaga agar tetap bisa menjadi tempat rekreasi masyarakat, baik warga Pontianak maupun pengunjung dari luar daerah,” tuturnya.
Menurut Bahasan, menjaga dan merawat fasilitas publik merupakan tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah. Sebab, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tersedianya fasilitas, tetapi juga dari kemampuan mempertahankan kualitasnya.
“Yang berat itu sebenarnya pemeliharaan. Sama seperti meraih juara, mempertahankan juara biasanya lebih sulit daripada merebutnya. Begitu juga dengan fasilitas yang sudah dibangun, harus terus dirawat,” ungkapnya.
Ia memastikan penataan dan pemeliharaan Taman Parit Nanas akan terus menjadi perhatian Pemkot Pontianak. Selain peningkatan penerangan, perawatan fasilitas secara berkelanjutan juga diperlukan agar taman tersebut semakin nyaman digunakan masyarakat.
Bahasan menambahkan, seluruh masukan DPRD terkait pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga penataan ruang terbuka menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menyusun dan menjalankan program pembangunan.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat terus diperkuat sehingga berbagai kebijakan yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Pontianak.





