Peserta Kalimantan Tribute 2026 Puas Finish di Pontianak Setelah Jelajahi Jalur Camel Trophy 1996

Peserta Kalimantan Tribute 2026 Puas Finish di Pontianak Setelah Jelajahi Jalur Camel Trophy 1996

RADARKHATULISTIWA – Kota Pontianak menjadi titik akhir yang penuh kesan bagi para peserta Kalimantan Tribute 2026, ajang petualangan offroad klasik internasional yang berlangsung sejak 18 April hingga 10 Mei 2026.

Setelah menempuh perjalanan panjang dan menantang dari Balikpapan, Kalimantan Timur, para offroader akhirnya menyelesaikan ekspedisi mereka dengan rasa puas usai menelusuri jalur historis Camel Trophy Kalimantan 1996.

Sebanyak 145 peserta dari 15 negara ikut ambil bagian dalam event bergengsi tersebut. Selain Indonesia sebagai tuan rumah, peserta juga berasal dari berbagai negara seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Jepang, Belanda, Prancis, Jerman, hingga Amerika Serikat.

Ketua Umum Indonesia Off-road Federation (IOF) Pusat, Irjen Pol (Purn) Sambudi Gusdian, yang turut menjadi peserta dalam ekspedisi itu, mengungkapkan kebahagiaannya atas suksesnya pelaksanaan Kalimantan Tribute 2026. Menurutnya, perjalanan selama 21 hari itu menjadi pengalaman luar biasa karena membawa para peserta kembali menyusuri jejak legendaris yang pernah dilalui dalam ajang offroad dunia, Camel Trophy Kalimantan, tiga dekade lalu.

“Selama 21 hari kami menelusuri jalur historis Camel Trophy Kalimantan 1996. Kami melewati sejumlah rute yang dulu pernah dilalui para peserta Camel Trophy, dan itu menjadi pengalaman yang sangat berharga,” ujar Sambudi saat ditemui di Pontianak, Minggu (10/5/2026).

Mantan Kapolda Kepulauan Riau itu menjelaskan bahwa selama perjalanan, para peserta menghadapi berbagai tantangan khas medan ekstrem Kalimantan. Mulai dari kendaraan yang terguling, mengalami kerusakan teknis, hingga insiden kendaraan terbakar. Namun demikian, hal tersebut justru menjadi bagian dari pengalaman yang membuat para peserta semakin menikmati petualangan.

“Berbagai kendala kami alami di lapangan. Ada mobil yang terbalik, mengalami gangguan teknis, bahkan ada yang sempat terbakar. Tapi justru itu yang menjadi cerita dan tantangan tersendiri. Para peserta merasa senang dan menikmati seluruh prosesnya,” katanya.

Dalam event yang mengusung semangat mengulang jejak “The World’s Most Demanding Adventure”, seluruh peserta menggunakan kendaraan klasik Land Rover Series, kendaraan legendaris yang identik dengan ajang Camel Trophy.

Namun, menurut Sambudi, Kalimantan Tribute bukan sekadar perjalanan menaklukkan medan berat. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi wadah promosi wisata daerah, khususnya destinasi-destinasi unggulan yang ada di Kalimantan.

Selama melintasi Kalimantan Barat, para peserta berkesempatan mengunjungi sejumlah ikon wisata, seperti Tugu Khatulistiwa di Pontianak, Pantai Pasir Panjang, hingga menikmati ragam kuliner khas Pontianak dan Singkawang. Bahkan, para peserta juga menginap di hotel yang pada tahun 1996 pernah digunakan sebagai pusat logistik peserta Camel Trophy.

“Kami tidak hanya menikmati suasana hutan Kalimantan, tetapi juga mempromosikan potensi wisatanya. Saat berada di Kalimantan Barat, kami singgah di Tugu Khatulistiwa, Pantai Pasir Panjang, mencicipi kuliner lokal, dan menginap di hotel bersejarah yang dulu digunakan peserta Camel Trophy,” ungkap Sambudi yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Perum DAMRI.

Selain membawa misi petualangan dan promosi wisata, Kalimantan Tribute 2026 juga mengusung semangat sosial dan kemanusiaan. Sepanjang perjalanan, para peserta sengaja singgah di sejumlah lokasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus menyalurkan bantuan berupa ribuan paket seragam sekolah, perlengkapan belajar, serta peralatan olahraga bagi masyarakat.

Kegiatan ini, lanjut Sambudi, sejalan dengan visi IOF yang tidak hanya fokus pada pengembangan olahraga otomotif, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta mempererat tali silaturahmi antar pecinta dunia otomotif dari berbagai negara.

Ia pun mengaku bangga karena seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan aparat keamanan di setiap wilayah yang dilalui.

“Saya senang kegiatan ini berjalan dengan lancar. Para peserta juga menyampaikan kepada saya bahwa mereka puas dan merasa sangat bahagia. Kami tentu berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan menyambut kami dengan baik, termasuk Polda Kalbar beserta jajaran serta Pemerintah Kota Pontianak,” tuturnya.

Tak berhenti sampai di sini, Sambudi memastikan kegiatan serupa akan kembali digelar pada tahun 2027. Bahkan, antusiasme peserta disebut sudah sangat tinggi, dengan banyak peserta yang mulai masuk dalam daftar tunggu untuk kembali ambil bagian dalam petualangan berikutnya.

“Kegiatan seperti ini akan terus berlanjut. Untuk tahun 2027 sudah kami agendakan, dan banyak peserta yang sudah menyatakan siap masuk waiting list,” pungkasnya.

Peserta Kalimantan Tribute 2026 Puas Finish di Pontianak Setelah Jelajahi Jalur Camel Trophy 1996

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *