MTQ Kecamatan di Pontianak Mulai Bergulir, Ratusan Peserta Berebut Tiket ke Tingkat Kota

MTQ Kecamatan di Pontianak Mulai Bergulir, Ratusan Peserta Berebut Tiket ke Tingkat Kota

RADARKHATULISTIWA – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kecamatan di Kota Pontianak mulai digelar secara bertahap sebagai bagian dari proses seleksi menuju ajang tingkat kota. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menjaring qari dan qariah terbaik dari masing-masing wilayah.

Setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Kecamatan Pontianak Barat dan Pontianak Timur, kini Kecamatan Pontianak Tenggara turut ambil bagian dengan menggelar MTQ pada Selasa, 5 Mei 2026. Ajang ini diikuti ratusan peserta dari berbagai kelurahan yang siap bersaing menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam berbagai cabang perlombaan.

Sejumlah kategori dipertandingkan dalam MTQ kali ini, mulai dari tartil Al-Qur’an untuk kelompok usia anak-anak hingga lansia, tilawah untuk kategori anak, remaja, dan dewasa, hingga cabang qiraat yang mencakup murattal dan mujawwad. Selain itu, cabang lain seperti kaligrafi, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, serta tahfiz Al-Qur’an juga turut meramaikan kompetisi.

Ketua Harian LPTQ Kota Pontianak, Abdul Hakim, menyampaikan bahwa MTQ tingkat kecamatan merupakan tahapan krusial dalam proses seleksi berjenjang sebelum peserta melangkah ke tingkat kota hingga provinsi. Ia menambahkan bahwa setelah pelaksanaan di Pontianak Tenggara, agenda MTQ akan dilanjutkan di Kecamatan Pontianak Selatan dan ditutup di Pontianak Utara.

Di Kecamatan Pontianak Tenggara, perlombaan dipusatkan di beberapa lokasi strategis, di antaranya Aula Kantor Camat dan Masjid Al Muhsinin. Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan seremoni pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan seluruh cabang lomba hingga siang hari. Pengumuman pemenang dijadwalkan berlangsung pada 6 Mei 2026.

Abdul Hakim menjelaskan bahwa jumlah peserta MTQ di setiap kecamatan berbeda-beda, tergantung jumlah kelurahan serta kesiapan sumber daya manusia. Kecamatan Pontianak Timur mencatat jumlah peserta terbanyak dengan lebih dari 300 orang, disusul Pontianak Barat sekitar 200 peserta, sementara Pontianak Tenggara diikuti lebih dari 100 peserta.

Secara keseluruhan, MTQ mencakup tujuh cabang lomba dengan total 27 golongan yang dipertandingkan. Cabang utama seperti tilawah dan tahfiz Al-Qur’an menjadi kategori yang selalu ada di setiap pelaksanaan. Namun, tidak semua kecamatan membuka seluruh cabang, khususnya untuk kategori tertentu seperti karya tulis ilmiah Al-Qur’an dan hadis yang memerlukan peserta dengan latar belakang akademik khusus.

Ia mencontohkan bahwa untuk cabang karya tulis ilmiah, biasanya melibatkan mahasiswa dari perguruan tinggi keagamaan seperti Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak.

Dari setiap cabang dan golongan, pemenang juara pertama putra dan putri akan mewakili kecamatan masing-masing untuk bertanding di MTQ tingkat Kota Pontianak yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juni 2026.

Selanjutnya, para juara di tingkat kota akan dipersiapkan untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang direncanakan digelar pada 1 Agustus 2026 di Kabupaten Kayong Utara.

Melalui tahapan seleksi berjenjang ini, LPTQ Kota Pontianak berharap dapat melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga mampu menjadi duta dalam menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat hingga ke tingkat yang lebih luas.

MTQ Kecamatan di Pontianak Mulai Bergulir, Ratusan Peserta Berebut Tiket ke Tingkat Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *